Thursday, 5 September 2013

And the Mountains Echoed Giveaway


Hai~ ceritanya ini giveaway pertama saya :D atas event apa? Ya karena saya suka dengan penulis satu ini, saya ini super maso, yang condong ke penulis yang suka nulis-nulis cerita sedih. Mulai dari Kite Runner sampai yang terakhir ini, semuannya saya suka.

Awalnya saya udah mau ngadain ini dari dua minggu lalu, tapi karena saya lagi sibuk dengan suatu hal, jadi saya tunda. Nah, apa aja aturannya?

1. Peserta segala umur, domisili Indonesia.
2. Jawab pertanyaan saya di kolom komentar. Pertanyaan saya berhubungan dengan hal yang selalu diangkat Hosseini di setiap novelnya. Opini kok :3
3. Follow blog ini lewat GFC/Bloglovin/email. Tulis juga ya ID yang kalian pake untuk follow blog ini ;)
4. Tweet giveaway ini, biar rame.
5. Isi rafflecopter di bawah ini.

Itu aja sih, gak ribet kan?

rafflecopter removed, udah berakhir :p

Satu pemenang akan mendapatkan novel And the Mountains Echoed oleh Khaled Hosseini (baru, bukan yang udah saya baca dan jatuh di kamar mandi seperti di atas, lol). Pemenang akan saya umumkan secepatnya setalah giveaway ini berakhir. Tunggu apa lagi? :D

33 comments:

  1. Apakah loyalitas itu genetik atau sesuatu yang dibentuk dari cara seseorang berkembang?

    Tergantung kalau menurutku.

    Bisa genetik dan bisa juga dari lingkungan tempat seseorang berkembang. Bisa juga ke duanya.

    Gak bener ya jawabnya?

    Haha, ini sih pemikiran aku aja. Karena aku sendiri ngerasa beberapa sifat diwariskan dari ayah. Dan beberapa orang juga bisa mempengaruhi.

    Ingat kalau buah jatuh tidak jauh dari pohonnya? Dan, aku gak tahu peribahasanya apa, kalau kita bergaul dengan suatu kelompok, lama-lama juga kita bakal kebawa sifatnya sama mereka?

    Muter-muter ya jawabanku dan bikin bingung?

    Sama, aku juga bingung ._.a

    ReplyDelete
  2. Menurut kalian, apakah loyalitas itu genetik atau sesuatu yang dibentuk dari cara seseorang berkembang?

    Menurut aku sih, bukan genetik. Karena baby yang baru lahir tidak tahu toh apa itu loyalitas?
    Hal itu tentu pertama kali didapatinya dari keluarganya. Kedua orang tuanya atau orang yang terdekat dari dia sejak lahir (mungkin aja dia di asuh nenek atau baby sister).

    Tapi bila loyalitas tidak 'dilihatnya' di keluarga, maka lingkungan akan mengambil kendali. Mana yang lebih berpengaruh, keluarga atau lingkungan, itu kembali lagi pada kondisi seseorang tersebut, We walk with the different shoes, dear.

    Dan terakhir, terimakasih sudah mengadakan giveaway. Wish me luck, ^^ :)

    ReplyDelete
  3. Apakah loyalitas itu genetik atau sesuatu yang dibentuk dari cara seseorang berkembang?
    Menurutku sih loyalitas itu dibentuk dari pembelajaran sejak kecil. Kalau ada yang bilang loyalitas itu kadang juga bisa muncul karena dorongan impulsif seperti karena rasa cinta terhadap keluarga, kembali lagi cinta itu juga terbentuk karena proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  4. Apakah loyalitas itu genetik atau sesuatu yang dibentuk dari cara seseorang berkembang?

    Hmm... kalau menurut saya itu adalah dari kebiasaan dan didikan orang tua. Semua manusia itu sama, awalnya polos seperti kertas kosong. Semua tulisan, coretan, ataupun tanda yang ada pada kertas itu adalah hasil dari didikan, pengalaman, dan pengamatan. Jadi kalau misalnya disangkut pautkan dengan genetik, saya tidak setuju. Sama seperti misalnya ayahnya pembunuh, belum tentu juga anaknya mau membunuh. Ya seperti itulah, saya lebih setuju dengan pernyataan bahwa loyalitas itu dibentuk dari cara seseorang berkembang :)

    ReplyDelete
  5. Menurutku, loyalitas itu dibentuk dari cara seseorang berkembang. Rasanya jarang (atau hampir nggak pernah) loyalitas seseorang berasal dari genetiknya. Loyalitas itu kan termasuk sifat. Dan yang namanya sifat bisa berubah-ubah sesuai dengan perkembangan diri dan lingkungannya. :D

    Btw, thanks giveawaynya, Mide. :))

    ReplyDelete
  6. Kalau menurutku sih lebih ke arah bagaimana seseorang dibesarkan. Nilai-nilai apa yang diajarkan orang tua, bagaimana contoh dari lingkungan tempat seseorang tumbuh lebih berpengaruh ke pandangan seseorang tentang loyalitas.

    walau ada juga ahli biologi/psikologi evolusi yang beranggapan bahwa loyalitas itu karena pengaruh genetik (http://plato.stanford.edu/entries/loyalty/)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah thx sudah ngasih link yang menarik :3

      Delete
  7. kalau menurutku, loyalitas itu bisa saja berdasarkan genetiknya. tapi sepertinya lebih mengarah ke bagaimana cara seseorang berkembang. dalam hal ini, peran orang tua serta keluarga di sekitarnya yang menentukan. tapi loyalitas juga bisa berkembang di lingkungan kerja atau pun lingkungan tempat seseorang bergaul.

    Loyalitas itu ngga tetap. Ada saat-saat loyalitas itu bisa berubah.



    ReplyDelete
  8. loyalitas itu dibentuk dari cara seseorang berkembang. Aku biasa denger kata loyalitas dalam peringatan/saran. Misalnya begini "kalo kerja itu harus loyalitas sama perusahaan". Jadi harus bersedia melakukan pekerjaan demi kemajuan perusahaan. harus setia sama perusahaan, menjaga amanah perusahaan dengan baik. Jangan malu-maluin harus loyal, loyakl itu perlu. Biasanya sih gitu :D :) .
    done follow members. #9

    ReplyDelete
  9. baru tau istilah give away, ternyata bagi-bagi buku, lain kali lah saya ikut, he he

    ReplyDelete
  10. Menurut kalian, apakah loyalitas itu genetik atau sesuatu yang dibentuk dari cara seseorang berkembang?

    tentunya loyalitas dibentuk dari cara seseorang berkembang. Lingkungan sangat memengaruhi pembentukan karakter seseorang, termasuk loyalitas

    ReplyDelete
  11. loyalitas, kesetiaan ya.. menurutku manusia itu selalu dipengaruhi oleh dua hal, dari dalam dan luar dirinya. Istilah Psikologinya nature and nurture. Orangtua secara genetik mewariskan beberapa sifat yang sedikit banyaknya memengaruhi perkembangan diri kita. Tapi kita tidak bisa mengesampingkan kalau lingkungan juga sangat memengaruhinya. So, aku pikir dua hal ini saling terlibat dalam menciptakan loyalitas seseorang :)

    ReplyDelete
  12. Loyalitas itu gak bisa dipadang cuma dari hitam dan putihnya dunia. Tentu saja asalnya pun gak bisa dibedakan antara genetik dan pengaruh lingkungan. Semuanya punya andil dalam membentuk sesuatu yang bernama loyalitas. Hanya saja perbedaannya terletak pada individu itu sendiri, bagaimana dia memandang dirinya dan dunia di sekitarnya akan membentuk perilakunya terhadap diri dan sekitarnya. Macam lingkaran setan gitu ;p

    ReplyDelete
  13. kalau menurutku genetik, loyalitas merupakan salah satu sifat manusia, yah nggak semua sifat dari orangtua kita menurun ke kita, dalam prosesnya bisa mengalami perkembangan yang dipengaruhi oleh keadaan ataupun lingkungan sekitar.

    Sulis
    @peri_hutan
    zhuelhiez[at]yahoo[dot]co[dot]id

    ReplyDelete
  14. Menurutku loyalitas itu pure dari bentukan lingkungan sekitar, dengan siapa dia berinteraksi, seperti apa lingkungan tempatnya sering berinteraksi. Kalau orang-orang di sekitarnya, apa yang mereka perlihatkan pada si X, termasuk apa yang si X tonton/saksikan melalui media, turut memengaruhi keloyalitasannya. Loyalitas ini bisa dibangun dengan cara lingkungan menanamkan kebanggan pada diri si X atas sesuatu yang akan menjadi objeknya, misalnya saja para abdi dalem keraton, yang katanya gajinya tidak besar (cmiiw ya :p), tapi mereka tetap loyal dengan keraton. Karena apa? Karena mereka merasa bangga menjadi seorang abdi keraton.

    Sedangkan sifat yang diturunkan pada anak hanyalah sifat fisik, bukan sifat mental semacam loyalitas. Contoh sifat fisik itu adalah warna rambut, jenis rambut, warna kulit, dsb. Ini ya, setidaknya yang pernah kupelajari di SMA dulu. :D

    ReplyDelete
  15. Menurut saya pribadi, loyalitas itu sangat dipengaruhi dari lingkungan seseorang. Semakin sehat lingkungan tempat tinggal dan tempat bergaul dan berkembangnya, semakin tumbuh pula loyalitas dalam dirinya. Hal lain yang sangat mempengaruhi juga adalah didikan orang tua pada anaknya. Itu opini pribdi. hehehe

    ReplyDelete
  16. Lupa cantumin identitas.

    -Dian Maya-
    @dianmayy
    dianmayasariazis@gmail.com

    ReplyDelete
  17. Apakah loyalitas itu genetik atau sesuatu yang dibentuk dari cara seseorang berkembang?

    Kalau menurut saya loyalitas itu dipengaruhi lingkungan ya. Soalnya kalau dia berada di lingkungan orang-orang yang loyal, dia pun akan menjadi orang yang loyal pula. Lagipula berdasarkan pelajaran saya di psikologi, sifat(karakter) seseorang memang bisa diturunkan (genetik) tapi, lingkunganlah yang paling berpengaruh.

    Btw, makasih ya udah adain giveaway ini :)

    Ruth Munthe
    @ruthmunthe
    ruthmunthe18@gmail.com

    ReplyDelete
  18. Menurut saya loyalitas itu dibentuk bisa terbentuk dari genetik maupun dari cara ia berkembang. Secara genetik, orang akan lebih percaya dengan orang yang memiliki hubungan darah dengannya. Namun, cara ia berkembang juga mempengaruhi loyalitasnya, di lingkungan seperti apa ia berkembang. Apakah lingungannya mendukung dan membuatnya nyaman sehingga membuat ia merasa betah dan loyal.

    Siti Maslihah
    @SitiMaslihah
    mashlihah[at]gmail[dot]com

    ReplyDelete
  19. Apakah loyalitas itu genetik atau sesuatu yang dibentuk dari cara seseorang berkembang?

    kalau menurutku loyalitas terbentuk dari lingkungan sejak kecil jadi terbentuk sesuai dengan perkembangan, bagaimana dia melihat dan merasakan suasana dan perilaku orang-orang di sekitarnya sejak masa kecil terus seiring pertumbuhannya hingga dewasa. Kalau dilakukan perbandingan mungkin genetik sekitar 20% dan sisanya lingkungan sosial mulai dia lahir sampai dewasa.

    nannia
    @nann_ya
    nannynya@gmail.com

    ReplyDelete
  20. Hallo Mayday,

    Kalau menurutku, loyalitas lebih mengarah pada bentuk kepercayaan yang diberikan seseorang pada seseorang lainnya (atau organisasi/alasan/idealisme tertentu). Jadi bukan melulu karena faktor genetik maupun cara seseorang berkembang, tapi karena kepercayaan.
    Seseorang bisa saja dilahirkan dan dibesarkan dalam keluarga dan lingkungan 'baik-baik' tetapi pada suatu saat dia bertemu dengan seorang yg kharismatik, orator bermulut manis, membisikan janji-janji surga, dan lalu dia percaya, maka kemudian dia akan 1000% loyal terhadap sosok tersebut.
    Demikian pula sebaliknya. Seseorang yang 'bukan siapa-siapa', 'tidak punya siapa-siapa' dan 'tidak percaya apa-apa' tiba-tiba bertemu dengan orang yang baik dan melakukan sesuatu yang sangat berarti baginya, bisa jadi akan mendapatkan loyalitas mutlak darinya.

    Thx.
    @cyn0514

    ReplyDelete
    Replies
    1. awww yeah, different opinion so far~

      Delete
  21. Loyalitas, menurut saya, sangat mungkin dibentuk oleh faktor genetik, dan pasti dibentuk oleh pola asuh, dalam hal ini lingkungan di mana seseorang berkembang. Meski benar, bahwa setiap anak manusia yang lahir, terlahir dengan potensi untuk menjadi loyal atau tidak, hitam atau putih, namun saat seseorang dikandung, sejatinya ia sedang dididik oleh kedua orang tuanya. Ia akan tumbuh dengan sikap dan sifat yang ditunjukkan kedua orang tuanya, meski ia sedang jauh, berada di alam rahim. Dan tentang tempat di mana sang bayi tumbuh dan berkembang kelak, orang-orang bijaksana di masa lampau pernah berkata, setiap orang adalah anak lingkungannya. Maka lingkungan lah yang berperan penting dalam membentuk karakter seseorang. Potensi untuk menjadi baik atau tidak, yang dibawa sejak lahir, kelak akan diasah, dipertajam oleh situasi kultural di mana seseorang itu hidup, tumbuh, berkembang, dan terlibat dalam interaksi-interaksi sosial. Maka dalam keseharian kita, kita acapkali mendengar, "berkawanlah dengan anak yang berasal dari keluarga baik-baik". Karena keluarga, lingkungan tumbuh, adalah cerminan karakter seseorang.

    @kimkkomaya
    kimkkomaya@gmail.com

    ReplyDelete
  22. Menurutku, lingkungan seseorang lebih memengaruhi loyalitas. Meski mungkin saja tetap ada faktor genetik yang berperan. Namun, lingkungan dan bagaimana dia berkembang akan lebih berpengaruh. Anak kecil tentu akan belajar semua hal dari lingkungan dia tumbuh. Cara dia dididik, bersosialisasi, bergaul pasti memengaruhi sifat dia seterusnya, termasuk soal loyalitas itu.

    Thanks giveaway-nya :)

    namakulutfia[at]yahoo[dot]com
    @lulutfia_

    ReplyDelete
  23. menurut aku, loyalitas itu dibentuk dalam masing-masing diri...
    kalau secara alamiah kita punya, kasian juga yang nggak punya,, mau dapat dari mana kalau dia pengen punya hal itu...

    ReplyDelete
  24. loyalitas itu munurutku ada dari mulai genetik. akan tetapi, pada tahap perkembangannya, apakah hal yang genetik itu aan muncul atau tidak. sangat di pengaruhi oleh lingkungan itu sendiri..

    ReplyDelete
  25. Menurutku, loyalitas itu tercipta dari lingkungan sekitar yang dilihat, didengar, dirasa, diserap oleh seseorang.

    Mungkin kalau ada anggapan hal itu turunan genetik, itu karena seseorang tersebut sering memperhatikan (secara semua indera) tingkah polah orangtuanya (yang seringnya merupakan orang terdekat seseorang -- setidaknya ketika masa pertumbuhan).

    Lalu bagaimana dengan seseorang yang diasuh oleh bukan orangtua? Menurut saya, orang-orang yang mengasuh mereka seringnya "menyamakan" orang tersebut dengan orangtuanya. Misal saat orang tersebut melakukan hal A maka orang yang mengasuhnya bakal bilang, "Kamu mirip dengan orangtuamu." Hingga terbentuk mindset bahwa mereka (tanpa memperhatikan ciri fisik) fotokopi orangtuanya.

    Itu pendapatku, mana pendapatmu? #eh

    ReplyDelete
  26. Menurutku loyalitas itu bukan genetik, tapi lebih dibentuk oleh perkembangan kepribadian individu tersebut. Buat aku loyalitas itu "dipelajari" bukannya bawaan adasar manusia. Kalupun genetik berpengaruh, itu lebih ke kecenderungan untuk melakukan kepatuhan atau sebagainya.
    Aku masih gak (mau)percaya bahwa genetik punya andil dalam watak seseorang :D
    @harovansi

    ReplyDelete
  27. Loyalitas itu tidak genetik, tumbuh dan berkembang dari pola pikir dan bagaimana lingkungannya mengasuh ia hingga timbul sikap awareness. Singkatnya bahwa lingkungan hiduplah yang mengajarkan loyalitas.

    Loyalitas itu semacam ikatan tak terdefinisi.
    Hutang budi,
    dan sebuah tuntutan hati.
    Dimana orang yang memiliki loyalitas merasa tak rugi dan worth fighting for,
    saat ia mengorbankan,mengikhlaskan,merelakan,memperjuangkan sesuatu demi pihak yang ia merasa bertanggung jawab secara moral untuk setia membelanya.

    ReplyDelete
  28. Menurut saya, loyalitas itu dibentuk dari cara seseorang berkembang. Kenapa? Loyalitas terjadi karena suatu proses. Seseorang telah mengalami banyak hal, banyak kejadian, menjalaninya, menemui berbagai macam kejadian-karakter-kondisi yang mengakibatkan dirinya menjadi loyal terhadap sesuatu atau seseorang yang turut berperan secara positif dalam hidupnya.

    ReplyDelete

sankyu ya (*≧▽≦)