Judul: Yang Bertamu Adalah Ilham
Penulis: Tengsoe Tjahjono
Genre: puisi
Penerbit: Sanggar Kalimas Surabaya
Halaman: 96p
ISBN: 978-602-9850-14-7
"Ilham muncul manakala seorang penyair gelisah saat bertemu dengan peristiwa."
"Ilham muncul manakala seorang penyair gelisah saat bertemu dengan peristiwa."
Perasaan saya berubah-ubah ketika membaca novel ini. Mulai dari antisipasi sampai akhirnya mencapai klimaks lalu dibuat kecewa sekali dengan setengah perjalanannya.Dua anak laki-laki yang semasa bayi pernah dibuang ke loker sewaan di stasiun oleh ibu mereka masing-masing, menghabiskan masa kecil mereka di panti asuhan, sebelum akhirnya diangkat anak oleh sebuah keluarga. Ketika beranjak remaja, keduanya meninggalkan kampung halaman di pulau dan pergi ke kota besar.Sejak saat itu, mereka memulai pencarian terhadap wanita yang telah mengabaikan mereka sekaligus menyusun rencana untuk menghabisinya...
Tahun 69 merupakan roman a clef tentang sebuah era dimana dunia penuh diwarnai dengan baby bloomer-- saat di mana kita percaya kalau kita mampu mengubah dunia sebelum dunia merubah kita. Melalu gaya yang menghibur, sinis, sembrono, dan pedih, novel ini begitu membangkitkan jiwa mulai dari awal hingga akhir cerita melalui energi dan optimesme Ryu Murakami; buku ini dengan sederhananya menolak kebosanan, pengkhotbahan atau kritik sastra untuk sebuah momen. Novel ini juga telah diangkat ke layar kaca dengan judul yang sama '69.Tahun 69 adalah sebuah cerita tentang anak SMA dengan otak mesum Shinchan dengan jiwa idealis khas baby bloomer, anti Perang Vietnam, anti kapitalisme, anti kemapanan dan pro komunisme. Ken Yazaki di tahun 69 terlalu dewasa bagi saya, karena saya menetapkan standar itu dengan saya dan teman-teman saya saat di SMA. Ken, lebih terlihat seperti mahasiswa dengan jiwa idealisnya.