Pages

Showing posts with label Elex Media Komputindo. Show all posts
Showing posts with label Elex Media Komputindo. Show all posts

Tuesday, 25 March 2014

Coin Locker Babies


Judul: Coin Locker Babies
Penulis: Ryu Murakami
Genre: cultural, asian literature, young adult, mature
Bahasa: Indonesia
Halaman: 560p
Penerbit: PT. Elex Media Computindo
Status: dipinjami Mas Tezar

Dua anak laki-laki yang semasa bayi pernah dibuang ke loker sewaan di stasiun oleh ibu mereka masing-masing, menghabiskan masa kecil mereka di panti asuhan, sebelum akhirnya diangkat anak oleh sebuah keluarga. Ketika beranjak remaja, keduanya meninggalkan kampung halaman di pulau dan pergi ke kota besar. 
Sejak saat itu, mereka memulai pencarian terhadap wanita yang telah mengabaikan mereka sekaligus menyusun rencana untuk menghabisinya...
Perasaan saya berubah-ubah ketika membaca novel ini. Mulai dari antisipasi sampai akhirnya mencapai klimaks lalu dibuat kecewa sekali dengan setengah perjalanannya. 

Kecewa sekali. 

Monday, 22 July 2013

An Artist of The Floating World by Kazuo Ishiguro


Judul: An Artist of the Floating World
Pengarang: Kazuo Ishiguro
Halaman: 232
Penerbit: Elex Media Komputindo
Terbit: 6 Februari 2013
Format: Paperback
Rating: PG

Review: 

Masuji Ono adalah seorang seniman bohemian dan propagandis selama masa imperialisme Jepang.  Ketika akhirnya Jepang menyerah kepada sekutu, putranya gugur di Perang Jepang-China, dan istrinya meninggal, dia hidup mengambang di masa tuanya. Dikejar oleh masa lalu yang dia anggap merupakan kesalahan besarnya, dia berusaha menghapi masa lalunya yang dapat mengancam pernikahan putri terakhirnya.

Tema novel ini yang paling kentara adalah Jepang setelah Perang Dunia II dan perjodohan. Berawal dari usaha kedua Ono untuk menjodohkan Noriko dengan Taro Saito anak dari Dr. Saito yang sama-sama seorang seniman, namun lebih liberal dari dirinya yang konservatif. Putri pertama Ono mendorongnya untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dia buat di masa lalu dengan kata-kata ambigu. Hal itu didorong kegagalan perjodohan pertama Noriko dengan Mitake yang Setsuko dan suaminya duga ada alasan dibalik semua itu, entah karena memang Keluarga Mitake menganggap derajat Masuji Ono terlalu tinggi untuk anak mereka menikahi Noriko atau karena Keluarga Mitake menemukan aib buruk Ono selama proses penyelidikan untuk melakukan perjodohan.