Sunday, 29 December 2013

[Review] The Soldier and His Servant


Judul: The Soldier and His Servant
Penulis: Wanda Walker
Bahasa: Inggris
Genre: romance, drama
Rating: M
Bintang: ✮ ✮ ✮ ✮
Bisa diperoleh di: fiction dot net

Raheed is bhanak, a "slave soldier" who was bought, educated, and trained by the Mulli empire. When stationed in a rural town, he befriends a deaf beggar boy, Asan. A fierce yet complicated bond grows between them, though neither sees it the same way as the other. Soon, it is not just their loyalties to a nation that is tested, but also their loyalty to each other.

Ber-setting di dunia lain yang mirip dengan kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, Raheed adalah bhanak, seorang budak yang dijadikan prajurit. Berdasarkan pengakuan penulis, keberadaan bhanak didasarkan pada Kapikulu Kesultanan Ottoman pada abad ke-14, budak pribadi yang dijadikan prajurit. 

Tidak seperti umumnya bhanak yang keras, Raheed mempunyai sifat penyayang, lihai dan punya rasa penasaran yang besar. Ketika ia menemukan pengemis/pencuri cilik yang tuli dan bisu di daerah perbatasan Kerajaan Muli, ia merasa kasihan. Sebagai seorang prajurit budak, ia tidak memiliki masa depan kecuali mati di medan perang, walaupun ia memiliki teman di batalionnya, ia mendambakan kehangatan sebuah keluarga. Sifatnya yang penyayang dan pengasih membuatnya menemui pengemis tersebut dan memberinya nama, Asan.

Raheed mengajari Asan bagaimana caranya berkomunikasi dengan bahasa isyarat yang ia buat bersama-sama dengan Asan, karena saat itu, kondisi tuli/bisu belum banyak yang mengetahui sehingga orang-orang menganggap Asan terkena kutukan dan tidak mau mendekatinya. Asan dan Raheed mempunyai hal yang mereka miliki bersama, bahasa isyarat. Asan jatuh cinta pada Raheed.

Namun takdir berkata lain, sebagai prajurit, Raheed harus berperang pada akhirnya. Ia harus meninggalkan Asan, berbagai cara dilakukan Raheed agar Asan bisa hidup nyaman bagaimanapun caranya. Dan apakah Raheed akan tau perasaan Asan padanya?

Tidak.

Ini adalah kisah cinta bertepuk sebelah tangan yang membuat hati saya remuk. Raheed boleh sayang pada Asan, tapi Raheed adalah seorang yang mencintai wanita, hanya wanita. Kondisinya sebagai budak tidak memungkinkan dia untuk mempunya istri dan anak, tapi itulah impiannya. Perjuangan Raheed untuk menyelamatkan Asan dan untuk hidup biasa tanpa kekangan Kerajaan Mulli, dan juga perjuangan Asan untuk hidup normal dengan segala kekurangan fisik yang ia miliki membuat saya sibuk selama seminggu membaca cerita dengan plot lambat ini. 

Mencari bacaan original gretongan di net itu bukan pekerjaan mudah, fanfik banyak ditemukan, begitu juga fiksi, tapi kebanyakan adalah bacaan erotica. Fic ini adalah satu-satunya barang bagus yang saya temukan tahun ini. Dengan penulisan yang baik dan karakterisasi yang menarik, Wanda Walker menjadi author baru yang saya selalu tunggu update-annya. The Soldier and His Servant adalah cerita pertama dan ada sequel yang masih ongoing sampai sekarang.

Itulah nikmatnya membaca fanfik atau ori-fic, kalian akan merasakan bagaimana menunggu chapter berikutnya dari sebuah cerita, beda dengan novel yang setidaknya tamat satu buku. Fufufu saya terdengar seperti masochist ya ;A;

No comments:

Post a Comment

sankyu ya (*≧▽≦)