Sunday, 29 December 2013

Book Kaleidoscope 2013 Day #4: Top Five Best Angst


Saya bukan orang yang kreatif, jujur saya dibuat bingung harus bikin list apa untuk tema freebie di Book Kaledeiscope #4 di blog mbak Fanda. Setelah 10 menit mikir, akhirnya, yawdah ini aja :v

Apa sih angst itu?

Saya ambilkan definisinya dari Urbandictionary ya:

Angst, often confused with anxiety, is a transcendent emotion in that it combines the unbearable anguish of life with the hopes of overcoming this seemingly impossible situation. Without the important element of hope, then the emotion is anxiety, not angst. Angst denotes the constant struggle one has with the burdens of life that weighs on the dispossessed and not knowing when the salvation will appear.

 Bagi yang suka baca fanfiction, pasti gak akan bilang "hah?" dengan muka "apa sih" atau nganggep angst itu hal berbau emo atau oh it is so teenage drama. Pada awalnya memang saya lihat list angst banyak fanfic young adult, tapi sejalannya waktu, saya banyak menemukan yang isinya gak emo dan dengan bagusnya meremukkan hati saya dengan segala plot angst di berbagai fandom.

Ada orang yang suka cerita sedih ada yang enggak. Urusan fandom, saya suka nyari yang angst, asal gak ada karakter yang mati aja. Ya kadang menyiksa diri dengan baca fanfic dengan warning "MAJOR CHARACTER DEATH" klo inner masochist self lagi muncul. Jika urusan perbukuan....saya sebisa mungkin menghindari buku yang saya yakin sekali lihat judul atau covernya bakal bikin saya nangis. Saya ini cengeng loh, baca Ketika Cinta Bertasbih aja nangis kok.

Teman saya pernah bilang:

Ini dari teman saya sejak SMP

"Hidupku udah susah, gak usah ya nawari aku novel yang bikin sedih"

adalagi, orangnya udah sepuh, teman dari fandom Gundam Wing

"Aku sudah hidup lama, aku sudah merasakan pahitnya dunia. Aku tidak mau baca angst."

Terus kenapa saya suka banget? Saya juga gak tahu ;_;

Ugh, pembukaannya panjang banget. Langsung yuk!

review di sini

Percayalah, biografi Daud Bereueh ini membuat lidah saya terasa pahit setelah membacanya. Ada author fanfic kesukaan saya yang pernah nulis tentang tokoh fav saya yang dulunya adalah pejuang "kemerdekaan" berubah menjadi pemberontak karena tempat asalnya tidak dipedulikan oleh "pusat". Dia diasingkan. Sama seperti Daud Bereueh. Sifatnya juga sama kerasnya dengan beliau. Keyakinan yang tak tergoyahkan.

Pejuang kemerdekaan yang eksistensinya ada atau tidak ada di buku sejarah formal adalah orang yang punya keinginan kuat. Faktor kenapa mereka berjuang berbeda-beda sehingga wajar jika beberapa malah tidak akur dan saling tusuk dari depan/belakang agar tujuannya tercapai. 

Ah, dunia.

review di sini
Suram. Novel ini suram. Namun dengan akhir yang setidaknya membuat saya tersenyum, pahit.

review di sini
 Di media massa, biasanya kita lebih sering disuguhi susahnya jadi orang kulit hitam. Dijadikan budak, didiskriminasi, dipandang rendang dan lain sebagainya. Pernah bayangin gimana hidupnya orang Indian? Tinggal dilokalisasi yang diciptakan oleh pendatang di tanahnya sendiri. Menyedihkan :(


Kali ini buku romance/adventure. Kenapa buku ini bikin saya sesak napas dan satu dua kali nangis? Karena cinta bertepuk sebelah tangan itu sakitnya bukan main!


review di sini
Tear-jerking, heart-wrenching, tissue alert!

Pengkhianatan, penyesalan, dan pengorbanan sering jadi tema buku yang ditulis Hosseini selain hal-hal yang berhubungan dengan Afganistan tentunya. Ah luar biasa pokoknya. Saya berharap Khaled Hosseini akan menulis buku lain.

Naow, yuk lihat list blogger yang lain di blog mbak Fanda ^_^


4 comments:

  1. oh, jadi kayak sad ending gitu ya, yang bikin g sedih walau endingnya g mati *ngangguk-ngangguk*, antimainstream juga nih :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak selalu sad ending juga ya, duh gimana ya jelasin angst ini ya *garuk kepala*

      wah iya kan saya ngaku anti-mainstream *plak*

      Delete
  2. saya kalau kadar angstnya berlebih malah jadi gak suka. kalau pas sih saya juga suka :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. klo berlebihan namanya sinetron Indonesa

      Delete

sankyu ya (*≧▽≦)