Saturday, 17 August 2013

Akar Konflik Israel-Palestina: Tinjauan Demografi, Sejarah, Geopolitik dan Agama oleh Teguh Wangsa Gandhi

Judul: 
Akar Konflik Israel Palestina: Tinjauan Demografi, Sejarah, Geopolitik dan Agama
Penulis: Teguh Wangsa Gandhi
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Ramadhan Press
Genre: non-fiksi
Halaman: 196 hlm
Status: bacaan di Perpus Kota Malang
Bintang: ✮ ✮ ✮

~*~*~
Banyak hal yang mengganggu pikiran saya sejak twitter Komunitas Bambu membahas tentang muslim nazi. Hah? Apa coba? Lalu saya google, ternyata memang ada: Amin Al-Husseini. Lalu saya nemu web ini: Tell the Children the Truth. Saya ingat ada teman yang share salah satu artikel web ini di twitter, tapi gak saya buka karena judulnya aja sudah ambigu. Saya gak menyangka saya malah menemukkannya sendiri. Saya pusing sendiri bacanya....

Lalu Ramadan kemaren saya banyak mengikuti blogger muslimah di tumblr dan dari mereka sendiri saya ingin tahu apa yang terjadi di negara mereka, daripada saya harus mantengin FB dan membaca cerita dari orang yang bukan merupakan sumber berita primer. Ada blogger cewek Palestina yang tinggal di US (lebih beruntung dari yang lain), dia pernah cerita, Hamas dan Fatah sama saja, sama-sama rusak dan gak benar...

Ketika kemaren saya mampir di Perpus Kota Malang setelah sekian lama, saya carilah buku-buku sejarah yang menarik mata saya dan saya dapat buku ini.

Sebenarnya tidak banyak yang saya peroleh dari buku ini, saya sudah tahu jika Hamas itu memang pecahan Ikhwanul Muslimin, tapi beberapa hal seperti sejarah awal dari Kanaan sendiri belum begitu saya pahami sebelumnya. Penjelasannya begitu sistematis dan runtun. Apalagi saya suka dengan sejarah dalam printed book, bukan wikipedia yang harus saya baca dari layar komputer (yang bikin perih mata).

Mulai dari awal cerita Ibrahim a.s sampai konflik dengan Hezbullah beberapa tahun yang lalu. Ada penjelasan dari kenapa Jerusalem dianggap penting bagi tiga agama samawi, beserta penjelasan beserta bukti ayat dari kitab suci agama-agama tersebut. Buku ini ditulis cukup objektif tanpa banyak memihak salah satu pihak. Itu poin plus yang saya suka.

Menunggu film terbaru tentang Jerusalem yang akan dinarasikan oleh Benedict Cumberbatch, buku ini bisa dijadikan patokan. Walau saya sesungguhnya juga rada sangsi karena saya tidak bisa menemukan biografi penulis dan latar belakangnya sehingga saya jadi tidak tahu dimana posisi penulis ketika menulis buku ini. Apakah buku ini hanya propanda dengan agenda tersembunyi? Apa saya berpikir terlalu jauh?

3 bintang untung buku yang membuat saya paham dalam bahasa Indonesia urutan sejarah the Promised Land :)


6 comments:

  1. Eh keren, Mid, bukunya. Penulis Indonesia ya? Nggak ada ebooknya? :/

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak ada yu, itu aja sampul bukunya gak nemu di net -_-;;

      Delete
  2. menarik...apalagi karena cukup objektif ditulisnya :) paling males baca buku yang terlalu berpihak...film jerusalem itu siapa yang main mid?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jerusalem itu documentary kok, naratornya Benedict Cumberbatch :v

      Delete
  3. aduh ketemu timun inggris lagi di mari :D

    ReplyDelete

sankyu ya (*≧▽≦)